Telah Terbit Buku Berjudul:
PERNIKAHAN, PERCERAIAN, PERNIKAHAN KEMBALI
Karya: Pst. Dr. Frankie Dawa Rining, M.Th.

Identitas Buku ini
- Judul Buku : Pernikahan, Percerraian, Pernikahan Kembali
- Penulis : Pst. Dr. Frankie Dawa Rining, M.Th.
- Editor : Pdt. Dr. Drs. Jerry Rumahlatu, M.A., M.Th.
- Penerbit : Lembaga Araxie Center Ministry Indonesia
- Jumlah Halaman : 135 halaman
- Pemesanan : Hubungi Penerbit dan Penulis
Deskripsi
- Dalam pandangan Kristen, pernikahan merupakan suatu hubungan yang paling halus dan suci dalam kehidupan manusia. Karena Pernikahan didirikan oleh Allah sendiri. Selain itu juga, Pernikahan adalah janji Ilahi yang dibuat di hadapan Allah. Ini adalah suatu komitmen satu sama lain, ikrar kedua pasangan suami-istri untuk hidup bersama sehidup dan semati, dan saling melayani serta tetap setia satu sama lain. Pernikahan adalah lembaga yang ditetapkan oleh Allah.
- Pernikahan Kristen merupakan sebuah relasi yang eksklusif antara seorang pria dan seorang wanita di mana Allah memiliki peran aktif dalam terciptanya relasi ini Sejak dari awal penciptaan, Allah menciptakan lembaga pernikahan yang sah di mata-Nya. Dalam pernikahan Kristen; suami memiliki peranan sebagai pemimpin yang mengasihi istrinya. Dan peran istri sebagai penolong bagi suami yang tunduk kepada suami. Tunduk di sini berarti berlindung, bernaung, dan mendukung suami dalam semua keputusannya.
- Karakteristik dalam pernikahan Kristen adalah tidak ada manusia yang luput dari salah, pelanggaran dan dosa. Karena itu pengampunan diperlukan dalam menjaga keutuhan keluarga Kristen. Selanjutnya, pernikahan Kristen juga menempatkan komunikasi yang sehat sebagai salah satu karakteristiknya.
- Pernikahan Kristen di dalam Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru adalah pernikahan yang monogami bukan pernikahan yang poligami.
- Perceraian adalah berakhirnya suatu perkawinan. Perceraian dapat pula diartikan; terputusnya hubungan antara suami istri oleh karena kehendak suami atau istri.
- Menurut Alkitab, Perceraian dianggap sebagai pengkhianatan kepada Tuhan yang telah menjadi saksi dari janji pernikahan Kristen dan kepada pasangan yang telah dinikahkan. Melihat kebenaran dalam Alkitab mengenai perceraian, TUHAN Allah dalam Kitab Perjanjian Lama tidak pernah merestui perceraian! Sebab perceraian itu adalah kebencian bagi Allah lihat Kitab Maleakhi 2:16, “Sebab Aku membenci perceraian, Firman Tuhan, Allah Israel – juga orang yang menutupi pakaiannya dengan kekerasan, Firman Tuhan semesta alam. Maka jagalah dirimu dan janganlah berkhianat!” Dalam Perjanjian Baru Tuhan Yesus menegaskan ayat 4-5. Kemudian Yesus menunjukkan bahwa “Sebab pada awal dunia, Allah menjadikan mereka laki-laki dan perempuan, sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan istrinya, sehingga keduanya itu menjadi satu daging. Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia.”
- Pernikahan kembali dapat terjadi; apabila pasangannya telah meninggal dunia (Roma 7:2-3). Bahkan I Tim. 5:14 menganjurkan janda-janda muda yang ditinggal mati oleh suaminya untuk kawin lagi, dari pada menimbulkan berbagai masalah dalam jemaat. Sedangkan bagi yang sudah bercerai sebaiknya tidak menikah lagisesuai Firman Tuhan(1 Kor. 7:11a).
Keunggulan Buku Ini:
- Buku ini menguraikan secara baik tentang pernikahan, perceraian dan pernikahan kembali baik secara umum, terlebih secara iman Kristen.
- Buku ini mengulas dengan baik pentingnya menjaga pernikahan agar tidak terjadi perceraian apapun yang mendasari perceraian itu, karena bagaimana pun perceraian sesuatu yang dibenci Tuhan Allah.
- Memberikan penegasan akan pentingnya menjaga, merawat dan mempertahanakan pernikahan Kristen supaya jangan terjadi perceraian.
- Buku ini mengajak pembacanya untuk tidak ikut-ikutan pada tren yang ada sekarang ini yaitu hidup bersama tanpa ikatan pernikahan yang sah. Karena itu adalah perbuatan yang melanggar ketetapan dan hukum Tuhan.
Tentang Penulis
Pst. Dr. Frankie Dawa Rining M.Th lahir di kampung Long Pasia, Sipitang, Sabah, Malaysia, pada 14 January 1977. Sejak mudanya ia telah memberikan diri untuk melayani pekerjaan Tuhan. Ia melakukan Pelayanan penginjilan selama tiga tahun di Krayan Kalimantan Timur Indonesia dan penggembalaan dalam Sidang Injil Borneo (SIB) Sabah Malaysia selama 10 tahun.
Sejak tahun 2011 sampai 2022 mengajar sebagai pensyarah / dosen di Borneo Theological Seminary {BTS} Sidang Injil Borneo Sabah Malaysia. Sebagai Pembicara dan Pengkhotbah dalam dan luar Negeri. Penulis mendedikasikan hidupnya untuk kemuliaan nama Tuhan. Banyak buku yang telah ditulis dan diterbitkan oleh Lembaga Araxie Center Ministry Indonesia (LACMI).

